Kesalahan Fatal Wanita Ketika Melakukan Diet

Kesalahan Fatal Wanita Ketika Melakukan Diet -Berbagai persiapan telah dipersiapkan matang-matang ketika ingin melaksanakan program diet. Utamanya mencatat pola dan menu makan untuk menuju target tubuh langsing. Selain itu, olahraga yang menunjang bentuk tubuh pun mulai dijalankan.
Rosita, instruktur aerobik dari Sanggar Senam Victory, mengatakan, kunci keberhasilan diet yaitu niat yang sungguh-sungguh. Serta adanya motivasi yang memacu untuk berdiet, baik dorongan maupun semangat dari sahabat, keluarga, dan saudara.

    ’’Kita tahu bahwa jika berdiet, ada makanan-makanan yang harus dihindari dan dianjurkan. Intinya, disiplin dan terus-menerus untuk membantu mempercepat proses pelangsingan,’’ kata Rosita kepada Radar Lampung.

    Diet yang baik seharusnya membuat seseorang lebih sehat, bugar, dan produktif dalam bekerja. Bila kemudian menjadi lemas dan tidak bersemangat, ada sesuatu yang salah dalam dietnya. Apa saja kesalahan diet yang bikin lemas?

    ’’Tubuh kita bergantung pada energi dan nutrisi yang kita dapat dari makanan tertentu. Jadi apapun yang kita makan, dan cara kita makan, bisa memperkuat maupun memperlemah kita,’’ jelas pakar nutrisi dari Friedman School of Nutrition, Jennifer Sacheck, Ph.d., seperti dilansir laman ABC News.

Berikut ini beberapa kesalahan saat diet yang melemahkan tubuh. Pertama, terlalu lama tidak makan. Tiap kali menahan lapar lebih dari 2 jam, kadar gula darah akan drop dan menyebabkan rasa lemas.

Bukan cuma otot yang melemah, otak pun melambat karena otak juga butuh energi untuk bisa bekerja. Bila sudah merasa lemas, lesu dan mudah tersinggung, tidak ada salahnya mengonsumsi sesuatu seperti camilan selama jumlah dan kandungan gulanya terkontrol.

    Kedua, salah menu sarapan. Salah satu musuh utama saat diet adalah makanan bergula pada menu sarapan, seperti pancake dan muffin. Tapi sarapan dengan menu yang terlalu berserat juga bikin lemas. Sebab, diserap sangat lambat sementara tubuh butuh energi untuk beraktivitas.

Para pakar diet menganjurkan untuk mengombinasikan keduanya. ’’Serat tertentu akan larut di saluran cerna dan membentuk filter untuk memperlambat penyerapan gula dan lemak,’’ kata David Katz M.D. dari Yale Prevention Research Center.

    Ketiga, salah pilih sayuran. Tidak ada sayuran khusus yang dikatakan buruk untuk diet memang, tetapi ada yang lebih dianjurkan untuk mencegah lemas. Brokoli, kubis, dan kembang kol misalnya. Sayuran ini mengandung senyawa isothiocyanates yang mengaktifkan protein NRF2.

Protein ini membentuk mitokondria yang mengubah gula menjadi tenaga. ’’Makin banyak mitokondria, makin baik pula otot bekerja dan rasanya tidak cepat lemas,’’ ucap Mladen Golubic M.D. dari Cleveland Clinic’s Wellness Institute.

    Keempat, terlalu menghindari daging merah. Mudah lemas juga bisa disebabkan oleh defisiensi atau kekurangan zat besi. Salah satu sumber utama zat besi adalah daging merah, yang sering dihindari saat diet karena dimitoskan bisa bikin gemuk.

Di antara berbagai jenis daging merah, daging sapi paling banyak mengandung zat besi yang dibutuhkan oleh tubuh.

    Kelima, terlalu banyak memangkas karbohidrat. Memangkas asupan karbohidrat adalah salah satu cara ampuh untuk menurunkan berat badan, karena di dalam tubuh komponen gizi ini akan dipecah menjadi gula. Bila tidak terpakai sebagai sumber energi, maka lemak akan terbentuk sebagai cadangan energi.

    Sebuah studi di Tufts University menunjukkan bahwa perempuan yang terlalu banyak memangkas karbohidrat dalam dietnya cenderung lebih lambat mengerjakan tugas-tugas berbasis daya ingat

Informasi Akurat Lainnya